Berita

Amdal Pengembangan Rs Panti Rahayu, Layak Lingkungan

Jul

13

Amdal Pengembangan Rs Panti Rahayu, Layak Lingkungan

Amdal Pengembangan Rs Panti Rahayu, Layak Lingkungan

"Kegiatan Pengembangan RS Panti Rahayu di Kabupaten Gunungkidul dinyatakan layak lingkungan, dengan beberapa perbaikan di dokumen Amdalnya." Demikian kesimpulan rapat yang disampaikan oleh  Ir. R. Sutarto, M.P. , Ketua Komisi Penilai Amdal (KPA) DIY, selaku pimpinan Rapat Komisi Penilai Amdal (KPA) DIY Rencana Pengembangan Rumah Sakit Panti Rahayu Kabupaten Gunungkidul, Senin (13/7/2020).



Sesuai dengan protokol tetap pencegahan Covid-2019, rapat KPA dilaksanakan dengan kombinasi dua cara yaitu rapat secara luring tatap muka , disesuaikan dengan kapasitas ruang  rapat A di DLHK DIY dan rapat secara daring. Rapat juga dihadiri oleh tim teknis, tenaga ahli, anggota tetap dan tidak tetap, sekretariat KPA DIY, pemrakarsa beserta penyusun Andal RKL RPL Pengembangan RS Panti Rahayu, dan masyarakat terdampak.

Rapat dimulai dengan pemaparan secara ringkas dokumen Amdal pengembangan RS Panti Rahayu, dilanjutkan dengan penyampaian hasil penilaian tim teknis terhadap dokumen Amdal Pengembangan RS Panti Rahayu, Kabupaten Gunungkidul diwakili oleh Dr. Darmakusuma Darmanto, Dip.H., M.S. (PSLH UGM).

Selanjutnya, dibuka sesi penyampaian saran pendapat dan tanggapan dari peserta rapat. Dimulai dari Kepala Desa Kelor, Kecamatan Karangmojo menyampaikan pendapatnya yang intinya bahwa RS Panti Rahayu sebaiknya memiliki kesepakatan dengan masyarakat sekitar lokasi rumah sakit, agar nantinya masyarakat di Desa Kelor dapat bekerja sama dengan baik dengan pihak rumah sakit, serta mendapatkan manfaat dari keberadaan rumah sakit. Termasuk jika misalnya nanti ada program Corporate Social Responsibility (CSR), agar diinformasikan secara jelas kepada masyarakat. Selanjutnya secara bergiliran disampaikan pula saran pendapat dan tanggapan dari peserta rapat yang lain. Rapat berlangsung dengan tertib dan lancar. [dn]