Berita

Kelahiran Rusa Timor (Rusa timorensis) di Tahura Bunder pada Masa Pandemi Covid 19

Aug

04

Kelahiran Rusa Timor (Rusa timorensis) di Tahura Bunder pada Masa Pandemi Covid 19

Kelahiran Rusa Timor (Rusa timorensis) di Tahura Bunder pada Masa Pandemi Covid 19

Bertepatan dengan ditutupnya aktivitas wisata alam Tahura Bunder karena pandemi covid 19, sebanyak 4 ekor Rusa Timor telah lahir dari 4 induk berbeda dalam kurun waktu 2 bulan berturut-turut yaitu yang tercatat pada tanggal 18 Juni 2020, 22 Juni 2020, 2 Juli 2020, dan 28 Juli 2020. Keempat anakan rusa tersebut lahir pada malam hari. Dengan kelahiran anak rusa ini, populasi Rusa Timor (Rusa timorensis) di Tahura Bunder mencapai 13 individu. Rusa jantan 3 ekor, rusa betina 5 ekor, dan anakan 5 ekor. Jumlah F1 yang ada yaitu sejumlah 4 ekor dan F2 sejumlah 9 ekor.


Rusa Timor (Rusa timorensis) yang telah mencapai keturunan ke-2 (F2) sejumlah 9 individu dapat diindikasikan sebagai keberhasilan Tahura Bunder dalam upaya pemanfaatan dan pengawetan satwa. Rusa Timor merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106 Tahun 2018 dan masuk kategori status konservasi vulnerable (rentan) oleh IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) Red List. Upaya pengawetan Rusa Timor oleh Tahura Bunder adalah untuk pelestarian jenis satwa di luar habitatnya agar tidak punah dan sebagai edukasi bagi masyarakat selain sebagai obyek penelitian.


Rusa Timor (Rusa timorensisyang berada di Tahura Bunder berasal dari Stasiun Flora Fauna (SFF) milik BKSDA Yogyakarta yang dipinjamkan kepada Balai Tahura Bunder. Berdasarkan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Yogyakarta Nomor 119/01186/II/2016; PKS.01/BKSDA.17-4/2016, Stasiun Flora dan Fauna di Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder  selain bertujuan melaksanakan pengelolaan dan pengembangan jenis rusa timor (Rusa timorensis) sebagai pusat indukan (stock center) yang berlokasi di Taman Hutan Raya Bunder juga sekaligus mendukung kegiatan pengembangan pariwisata alam di Taman Hutan Raya Bunder sebagai salah satu kawasaan konservasi yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta salah satunya melalui pengadaan koleksi Rusa Timor di Taman Hutan Raya Bunder. Dalam pelaksanaannya, BKSDA berperan sebagai pengawas dan pemberi rekomendasi dalam perawatan rusa, sedangkan pemeliharaan rusa sepenuhnya menjadi tanggung jawab Balai Tahura Bunder. Pemeriksaan rutin kesehatan dilakukan oleh dokter hewan dari BKSDA setiap sebulan sekali.


-Richa Hardinar, S.Hut-