Artikel

Pemanenan Lebah Madu

Pemanenan Lebah Madu

Budidaya lebah madu adalah suatu kegiatan pegelolaan atau pemeliharaan lebah madu yang bertujuan memperoleh hasil/produk lebah yang diharapkan.  Sedangkan pemanenan produk adalah kegiatan pemungutan atau pemanenan produk-produk yang dihasilkan dari lebah madu. Adapun produk yang dihasilkan antara lain : madu, propolis, bee pollen, royal jelly, malam/lilin, sengat lebah.

Dalam artikel ini fokus pembahasan  pada pemanenan produk lebah berupa madu. Madu adalah cairan kental yang dihasilkan oleh lebah madu dari berbagai sumber nektar yang masih mempunyai keaktifan enzim diastase. Adapun faktor yang mempengaruhi produksi madu antara lain :

·         Ketersediaan pakan lebah penghasil nektar dan pollen bunga

·         Cuaca, kelembapan, dan temperatur udara

·         Proporsi koloni lebah

Secara teknik demi keamanan pemanen madu, peralatan dalam pemanenan tersebut antara lain :

1.       Masker

2.       Smoker

3.       Pengungkit

4.       Sarung tangan

5.       Sikat lebah

6.       Pisau pengupas sel madu

7.       Tempat/wadah madu

8.       Ekstraktor

9.       Botol

Adapun tahapan pemanenan madu sebagai berikut :

1.       Pemanenan madu diusahakan pada waktu sore hari, agar tidak menganggu aktifitas lebah pekerja

2.       Posisi pemanen berada disamping atau dibelakang stup lebah

3.       Pilih koloni yang banyak dan sehat

4.       Pilih sisiran yang siap panen.

Secara kasat mata, ciri madu yang siap dipanen yaitu sisiran sarang paling sedikit sepertiganya tertutup lilin.

5.       Angkat sisiran madu dari dalam stup

6.       Usir lebah dari sisiran menggunakan smoker atau asap

7.       Kupas sisiran yang sudah matang

8.       Sisakan sedikit untuk kegiatan budidaya selanjutnya

9.       Sortir madu yang warnanya sama

10.   Ekstraksi madu dengan ekstraktor atau secara manual

11.   Saring madu agar terbebas dari kotoran

Masukkan madu kedalam botol atau kemasan lain