Berita

Pemantauan Masa Uji Coba - Hutan Pinus Mangunan

Aug

06

Pemantauan Masa Uji Coba - Hutan Pinus Mangunan

Pemantauan Masa Uji Coba - Hutan Pinus Mangunan

Berdasarkan surat Kepala DLHK DIY Nomor 525/20361 tertanggal 17 Juli 2020 perihal Pembukaan Obyek Wisata Alam Berbasis Kehutanan, telah dilaksanakan uji coba terbatas aktivitas jasa lingkungan di lingkup DLHK DIY. Maka pada hari Selasa, 4 Agustus 2020 telah dilaksanakan kegiatan Monev dengan tujuan pemantauan pelaksanaan uji coba terbatas aktivitas jasa lingkungan khususnya di wilayah RPH Mangunan.

Dari 10 spot wisata yang ada, 5 di antaranya terpilih untuk mengadakan uji coba setelah dinyatakan lulus simulasi, yaitu Hutan Pinus Asri, Pinus Pengger, Puncak Becici, Seribu Batu Songgo Langit, dan Bukit Panguk Kediwung. Menurut Hendri, perwakilan dari kelompok wisata, jumlah wisatawan sejak berlaku masa uji coba per hari Selasa, 21 Juli 2020 cenderung meningkat meskipun tidak sebanyak saat sebelum pandemi. Hendri juga menjelaskan bahwa kelompoknya telah mendapat pendampingan dari pemerintah daerah terkait persiapan new normal di areanya. Kelompok sudah menerapkan protokol kesehatan baik bagi petugas maupun pengunjung seperti pengukuran suhu tubuh, penerapan physical distancing, pemakaian masker selama di area, penyediaan tempat cuci tangan yang memadai, pemasangan informasi berisi himbauan, dan pembatasan jumlah pengunjung jika melebihi separuh dari rata-rata kunjungan harian sebelum masa pandemi. Apabila terdapat pengunjung yang suhu tubuhnya melebihi 37,3℃ maka yang bersangkutan diwajibkan beristirahat di ruang isolasi sementara untuk kemudian dicek ulang beberapa saat kemudian. Pengunjung yang datang juga disarankan untuk registrasi terlebih dahulu di aplikasi Visiting Jogja dan melakukan pembayaran non tunai. Meskipun begitu masih ada kendala penerapan di lapangan terkait dengan sinyal seluler yang sangat terbatas di Hutan Mangunan, sehingga masih ada selisih antara data pengunjung yang tercatat di aplikasi dengan pencatatan manual oleh petugas.

Dari hasil pengamatan langsung di lapangan, dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan uji coba terbatas ini relatif sudah baik dari sisi internal (kesiapan petugas) meskipun masih terdapat kekurangan akibat keterbatasan infrastruktur jaringan. Mengingat situasi pandemi yang belum mereda, maka masa uji coba ini masih perlu dikaji lebih lanjut untuk persiapan menyongsong era pariwisata new normal.