Artikel

Pengenalan Budidaya Lebah Madu Bagian 2

Pengenalan Budidaya Lebah Madu Bagian 2

Pengadaan lebah merupakan hal yang paling utama dalam kegiatan budidaya. Untuk mendapatkan bibit lebah dalam kegiatan budidaya dapat dilakukan dengan :

1. Membeli Lebah

Penyediaan bibit bisa dilakukan dengan pemilihan bibit unggul yang sudah dikomersilkan. Jenis lebah madu yang diperjualbelikan yaitu lebah lokal dan lebah unggul. Dalam pembelian koloni lebah, lebah ratu merupakan inti dari pembentukan koloni. Sehingga perlu dipastikan keberadaan lebah ratu dalam koloni yang dibeli agar koloni tidak hijrah atau kabur.

2. Berburu Lebah

Hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan berburu lebah antara lain:

a. Lokasi

Lokasi atau tempat yang digemari lebah yaitu lokasi dengan banyak pakan, tanah tidak lembab, tidak terdapat laba-laba (serangga penganggu), tersedia tempat untuk bersarang

b. Cara Mendeteksi Lebah

Cara mendeteksi lebah agar kegiatan berburu dapat efektif efisien yaitu dengan:

-  Mengamati lebah dilokasi yang akan dideteksi seperti lokasi yang banyaksumber pakan. Pengamatan dilakukan pada pagi/sore hari saat jadwal lebah mencari makan.

- Mengamati arah terbang lebah

Amati arah terbang lebah apakah melambung atau mendatar. Apabila arah terbang melambung dapat diasumsikan sarang lebah sudah dekat, sedangkan apabila arah terbang mendatar dapat diasumsikan lokasi sarang masih cukup jauh.

- Mengamati waktu lebah keluar dan masuk sarang yaitu saat lebah mencari pakan dan pulang mencari pakan.

c. Menangkap lebah

Dalam melakukan perburuan lebah perlu untuk menyiapkan peralatan berupa kurungan ratu, kotak penangkapan, kain kasa/jaring. Waktu penangkapan diusahakan pada sore hari sehingga koloni sudah kembali dari mencari pakan. Apabila telah ditemukan koloni, maka segera cari lebah ratu dan masukkan dalam kurungan ratu sehingga seluruh koloni mengikuti keberadaan lebah ratu. Untuk mempermudah pemindahan koloni, dapat menggunakan media kasa atau jaring dengan mengusik  lebah menggunakan asap sehingga koloni menempel pada jaring. Apabila semua koloni sudah masuk kedalam kasa, tutup dan ikat kasa lalu pindahkan dalam kotak penangkapan. Selanjutnya untuk membuat sarang, pindahkan sisiran yang masih baguslalu tempelkan pada frame yang sudah disiapkan. Potong dengan hati-hati lalu ikat pada frame.  Letakkan lebah ratu yang berada dalam kurungan ditengah-tengah  frame. Simpan stup dan koloni dan tunggu hingga koloni dapat beradaptasi dengan sarang barunya.

3. Memasang Perangkap

Lebah lokal biasa membuat sarang ditempat gelap atau rongga bebatuan. Penyediaan lebah dapat dilakukan dengan pembuatan tempat pemancing glodog/kotak stup kosong. Namun cara ini relatif lama dan pasif karena pembudidaya hanya dapat menunggu sampai koloni lebah bersarang didalam tempat pemancing. (Pramesthi Indo Juniarti, S.Hut)