Artikel

Pengenalan Koloni Lebah Madu Bagian 2

Feb

24

Pengenalan  Koloni  Lebah Madu Bagian 2

Pengenalan Koloni Lebah Madu Bagian 2

Lebah merupakan serangga penghasil madu dari genus apis. Selain madu lebah juga menghasilkan serbuk sari (polen), royal jelly, propolis, lilin lebah dan racun lebah. Jenis-jenis lebah madu cukup banyak, namun hanya beberapa diantaranya yang bisa dibudidayakan.

Klasifikasi Lebah Madu

Kerajaan          = Animalia

Filum               = Arthropoda

Subfilum          = Mandibulata

Kelas               = Insekta

Subkelas         = Pterygota

Ordo                = Hymenoptera

Subordo          = Cheistograsta

Famili              = Apidea

Spesies           1. Apis dorsata

                        2. Apis mellifera

                        3. Apis cerana

                        4. Apis trigona

Produk madu yang banyak ditemukan di Indonesia berasal dari lebah madu berikut :

1. Lebah Lokal (Apis cerana)

Penyebaran lebah madu jenis lokal ini terdapat hampir diseluruh daerah di Indonesia. Produksi madu untuk lebah jenis ini antara 6-12 Kg per tahun untuk setiap koloni.

2. Lebah Unggul (Apis mellifera)

Lebah unggul mulai diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1841 dan berkembang hingga saat ini. Jenis lebah madu ini menjadi favorit para peternak lebah. Hal tersebut disebabkan karena produksi madu jenis ini tergolong sangat tinggi yang dapat mencapai 35-40 Kg per tahun per koloni. Selain itu, dari aspek budidaya lebah jenis unggul mempunyai daya adaptasi yang baik terhadap berbagai jenis iklim sehingga potensi hijrah lebah lebih minim.

3. Lebah Liar (Apis dorsata)

Lebah liar hanya terdapat di hutan daerah sub tropis dan tropis asia. Lebah jeni ini sampai saat ini masih belum dibudidayakan karena sifatnya yang sangat liar dan galak. Ukuran tubuh lebah liar lebih besar

dibandingkan lebah jenis lain. Sengatan lebah ini pun lebih menyakitkan apabila dibandingkan dengan jenis lebah madu lainnya. Produksi madu lebah liar masih langsung diambil dari hutan. Biasanya lebah liar membuat sarang secara tunggal dan bergantung pada cabang pohon atau ditebing. Produktivitas madu bisa mencapai 50-60 Kg per pohon.

4. Lebah lanceng (Apis  trigona)

Lebah lanceng merupakan lebah dengan ukuran tubuh paling kecil dibanding jenis lainnya. Lebah jenis ini relatif jinak dan tidak memiliki sengat. Produksi madu jenis ini relatif sedikit yaitu 1-3 kg per tahun untuk setiap koloni. Sedangkan produksi propolis sekitar 2 kg per tahun per koloni. (Pramesthi Indo Juniarti, S.Hut)