Artikel

Seri Pohon Langka: Dlingsem

Oct

16

Seri Pohon Langka: Dlingsem

Seri Pohon Langka: Dlingsem

Secara taksonomi, pohon dlingsem mempunyai susunan sebagai berikut: 

Kingdom        : Plantae, 

Divisio            : Tracheophyta

Kelas              : Magnoliopsida

Ordo               : Malpighiales

Famili             : Salicaceae

Genus            : Homalium, 

Species          : Homalium tomentosum (Vent.) Benth.

Mempunyai beberapa nama lokal antara lain: dlinsen, dulingsen, dlingsem, dlingsen, dulinsen, Dalisem, Dlingsem, Estri, Glingsem, Gringseng.         

Secara alami, jenis tanaman ini tersebar  di wilayah yang mempunyai musim kering yang jelas dan tumbuhpada ketinggian yang rendah, dengan maksimal 700 mdpl. Dlingsem merupakan salah satu tanaman yang hidup di hutan musim atau muson. Di DIY pohon dlingsem tersebar di Kabupaten Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul khususnya di daerah berkapur. Populasi tanaman dlingsesudah sangat langka yang disebabkan karena pohon ini tidak banyak dibudidayakan.

 

Ciri-Ciri Morfologi:

Secara fisik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: berhabitus pohon dengan ketinggian dapat mencapai 12 sampai 30 meter. Diameter mencapai 30 cm. Tajuk membulat dengan sistem percabangan yang lebat dan lebar.  Tinggi batang bebas cabang sedang/tidak terlalu tinggi.  

Daun bertipe tunggal. Berbentuk bulat telur. Duduk daun berseling. Warna hijau. Permukaan daun kasar.Ujung daun meruncing ke dalam. Tepi daun rata. Tulang daun menyirip. Pada musim kering menggugurkan daun secara total.

Bunga Dlingsem merupakan bunga majemuk yang tersusun dalam tandan yang berwarna putih.

Buah sesuai tipe bunganya merupakan buah majemuk yang tersusun dalam tandan atau bulir. Pada waktu muda berwarna hijau, ketika sudah tua buah berwarna coklat.

Batang kokoh, kulit batang relatif halus dengan benjolan-benjolan yang jarang. Berwarna coklat perak.Berpola ukiran pada kulit batang.

Kayu mempunyai sifat antara lain: tekstur serat yang halus, kompak, berwarna kuning kecoklatan, tingkat kekuatan dan kekerasan yang tinggi.

Sistem perakaran dlingsem sangat baik untuk pencegahan longsor dan erosi.

Berdasarkan sifat kayunya, dlingsem mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagau bahan pembuatan kayu, furniture dan molding.


Seksi Konservesi SDA - DLHK DIY